Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar gerakan pangan murah (GPM), sebagai upaya menstabilkan harga pangan dan mengendalikan inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bangka Tengah Dian Akbarini di Koba, Jumat, mengatakan GPM yang dilaksanakan di Lapangan Milenial Adhyaksa merupakan bagian dari pelaksanaan serentak secara nasional dalam mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

"GPM ini dilaksanakan serentak secara nasional untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi daerah menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadhan,” kata Dian.

Ia mengatakan, GPM menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan pangan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP seharga Rp11.800 per kilogram sebanyak 1.750 kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter sebanyak 1.320 liter, serta minyak goreng merek Fortune Rp19.000 per liter sebanyak 36 liter.

Selain itu, tersedia cabai merah keriting seharga Rp40.000 per kilogram sebanyak 30 kilogram, cabai rawit merah Rp95.000 per kilogram sebanyak 15 kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram sebanyak 80 kilogram, telur ayam Rp28.000 per kilogram sebanyak 151 kilogram, gula PSM Rp17.500 per kilogram sebanyak 60 kilogram, serta tepung terigu Rp11.500 per kilogram sebanyak 36 kilogram.

Menurut Dian, pelaksanaan GPM tidak hanya menyediakan bahan pangan pokok, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM perikanan, UMKM Kelompok Wanita Tani, serta berbagai produk pangan olahan guna memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat.

“Selain bahan pokok, kami juga melibatkan UMKM agar masyarakat dapat memperoleh berbagai produk pangan dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah merencanakan pelaksanaan GPM sebanyak enam kali sepanjang 2026 dan hingga saat ini telah terlaksana dua kali kegiatan.

“Masih ada empat kali GPM yang akan digelar. Kami berharap kegiatan ini dapat terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan,” kata Dian.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026