Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), membantu memfasilitasi pelaksanaan tradisi warga Dayabaru, Mentok, melaksanakan pawai obor menjelang Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

"Bantuan anggaran untuk kegiatan ini sudah kita siapkan sebesar Rp40 juta untuk panitia Tradisi 3.000 Culok dan Pawai Obor Kampung Dayabaru ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah membantu warga melestarikan tradisi yang ada di desanya," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Minggu.

Menurut dia, tradisi turun-temurun yang dilaksanakan warga Dayabaru merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai positif yang wajib diwariskan ke generasi mendatang.

"Nilai-nilai gotong-royong, kebersamaan, saling memaafkan, menguatkan tali silaturahim dan sukacita menyambut bulan puasa Ramadhan perlu terus dijaga," katanya.

Selain membantu penyediaan dana pelaksanaan kegiatan, Pemkab bangka Barat juga telah memasukkan tradisi tersebut dalam agenda tahunan kegiatan adat budaya dan menjadi salah satu objek pemajuan kebudayaan daerah dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah 2025-2029.

"Kita lestarikan dan kembangkan acara seperti ini, agar bisa dinikmati masyarakat secara luas dan berdampak positif terhadap pariwisata dan sektor lainnya di Bangka Barat," katanya.

Kabupaten Bangka Barat memiliki banyak ragam kegiatan budaya sepanjang tahun dan diupayakan untuk dibantu agar bisa dilaksanakan warga.

Tahun ini pemerintah daerah berusaha agar acara adat yang sudah masuk agenda di Dinas Pariwisata seluruhnya bisa dibantu sesuai proporsi kebutuhan dan ketersediaan anggaran.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026