Belitung (ANTARA) - Tokoh Tionghoa Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ayie Gardiansyah berharap tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dapat memperkuat kerukunan dan keharmonisan dalam bingkai perbedaan dan keberagaman di daerah itu.
"Kami berharap Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini dapat memperkuat kerukunan dan keharmonisan," katanya di Tanjungpandan, Selasa.
Menurutnya, selain itu, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diharapkan membawa kesusksesan dan kesejahteraan.
"Terutama dilimpahi dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan," ujarnya.
Ia mengatakan, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili adalah tahun dengan shio Kuda Api.
Shio Kuda Api dapat dimaknai dengan ketangguhan dan keberanian untuk melangkah maju ke depannya.
Ayie Gardiansyah menjelaskan, dalam astrologi Tionghoa, kuda melambangkan vitalitas, keberanian, dan perjalanan menuju keberhasilan.
"Kuda digambarkan sebagai pribadi yang penuh energi dan memiliki keberanian untuk selalu bergerak dan sulit dibatasi," katanya.
Disampaikan, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Belitung dirayakan dengan penuh suka cita dan persaudaraan.
Ia menambahkan, pada perayaan Imlek warga Tionghoa akan saling mengunjungi keluarga dan kerabat.
"Jadi perayaan Imlek 2577 Kongzili di Belitung ini dipenuhi dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan," ujarnya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026