Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menjadikan Tahun Baru Imlek 2577/2026 sebagai momentum memperkuat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama dalam membangun daerah dan kesejahteraan masyarakat. 

"Dengan semangat Imlek ini, kita bisa berjalan bersama membangun Bangka Belitung lebih maju dan masyarakat sejahtera,” kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Rabu. 

Ia mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, selain momen kebahagiaan bagi masyarakat Tionghoa namun juga menjadi simbol kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat dan menjadi energi positif guna mendorong kemajuan pembangunan daerah di Kepulauan Bangka Belitung ini. 

“Imlek ini adalah kebersamaan, saling memaafkan dan mempererat silaturahmi antarumat beragama di daerah ini," katanya.

Menurut dia nilai utama pada perayaan Imlek adalah keramahtamahan, saling menghormati dan semangat persaudaraan antara masyarakat keturunan Tionghoa Melayu dan suku bangsa lainnya.

"Tradisi saling berkunjung seperti ini merupakan budaya positif yang harus terus dilestarikan karena mampu memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat," katanya. 

Ia berharap dalam momen Tahun Baru Imlek, diharapkan dapat membawa semangat baru untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Semoga Tahun Baru Imlek tahun ini membawa kebahagiaan, kesehatan, dan keberuntungan bagi kita semua,” demikian Hidayat Arsani.

 



Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026