Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok beras di gudang distributor mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa Ramadhan 2026, karena pasokan dari luar daerah berjalan lancar.
"Saat ini stok beras di 16 gudang distributor 7.073,5 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan dalam mengantisipasi lonjakan permintaan beras selama bulan puasa Ramadhan ini, pelaku usaha pangan akan terus menambah pasokan untuk memperkuat stok dan stabilitas harga beras selama hari besar keagamaan ini.
"Dalam minggu ini, sebanyak 26.3 ton beras akan tiba dan bongkar di pelabuhan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan beras selama puasa Ramadhan ini," katanya.
Ia menyatakan dalam menjaga stok dan harga kebutuhan pokok khususnya beras, Disperindag Kepulauan Babel bersama pelaku usaha dan distributor melakukan rapat bersama untuk menjaga stok dan distribusi bapok di daerah ini.
“Biasanya kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diperlukan data yang akurat terkait stok dan pasokan sembako," katanya.
Menurut dia rapat koordinasi dengan pelaku usaha ini penting, guna menyinkronkan data ketersediaan stok dan pasokan barang kebutuhan pokok serta barang penting lainnya guna mengantisipasi potensi kendala distribusi maupun lonjakan harga.
"Kami berharap pelaku usaha dan distributor menyampaikan secara terbuka apabila terdapat hambatan dalam distribusi maupun ketersediaan barang agar dapat segera ditindaklanjuti, agar tidak terjadi lonjakan harga yang akan memberatkan ekonomi masyarakat selama bulan puasa ini," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026