Gaza (ANTARA) - Otoritas Israel menutup semua perlintasan ke Jalur Gaza, termasuk penyeberangan darat Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

"Menyusul perkembangan terkini, langkah-langkah keamanan telah diambil untuk melindungi nyawa," sebut pernyataan Coordinator of Government Activities in the Territories (COGAT), badan pertahanan Israel yang menangani koordinasi urusan sipil di wilayah Palestina, seperti dilaporkan Xinhua, Minggu.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa penutupan tersebut akan dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pihak Israel juga menyatakan, kebijakan serupa akan diterapkan pula di perlintasan Tepi Barat, kecuali untuk pekerja sektor esensial yang memegang izin khusus, yang akan diizinkan menggunakan perlintasan Eyal, Tarqumiyah, dan Qalandia.

COGAT menekankan Israel akan mempertahankan kebijakan "nol toleransi terhadap setiap upaya untuk merusak stabilitas keamanan" dan akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam apa yang digambarkan sebagai kegiatan teroris. COGAT memperingatkan pula bahwa setiap hasutan atau dukungan untuk Iran akan memicu respons keras.

Sebelumnya pada Sabtu (28/2), otoritas Israel mengumumkan serangkaian langkah pencegahan di tengah meningkatnya ketegangan regional.



Pewarta: Xinhua
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026