Pangkalpinang (ANTARA) - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintensifkan pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guna memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadhan sesuai ketentuan dan aturan berlaku.

"Pengawasan ini penting, agar Program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa," kata Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Babel, Kgs Chris Fither di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan pengawasan SPPG ini mengacu pada ketentuan pelaksanaan MBG selama Ramadhan yang diatur dalam Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026. Dalam pengawasan ini, tim memantau sejumlah aspek penting, antara lain kesesuaian menu dengan petunjuk teknis, pola distribusi makanan selama Ramadhan, kelayakan fasilitas dapur, serta mekanisme pengelolaan pengaduan dari penerima manfaat.

“Kami ingin memastikan program ini berjalan akuntabel, tepat sasaran, dan terus diperbaiki jika ada kendala di lapangan. Pengawasan seperti ini penting agar kualitas layanan publik tetap terjaga,” katanya.

Ia menyatakan dalam memastikan layanan SPPG ini, Tim Ombudsman Kepulauan Babel telah melakukan sidak ke SPPG Baturusa, Kecamatan Merawang Bangka dan juga melakukan pemantauan langsung proses distribusi makanan di SMP Negeri 1 Merawang guna melihat secara langsung bagaimana paket MBG diterima oleh para siswa di sekolah.

"Hasil pengawasan di lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Ombudsman untuk memberikan saran perbaikan kepada penyelenggara program maupun instansi terkait," katanya.

Kepala SPPG Baturusa Merawang, Hypo Krates mengatakan menu makanan yang disiapkan selama Ramadhan telah disusun sesuai petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional.

Sementara itu, paket makanan tetap memperhatikan pemenuhan angka kecukupan gizi bagi penerima manfaat serta mempertimbangkan kebutuhan tertentu, termasuk bagi anak-anak yang memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu.

“Distribusi tetap kami sesuaikan dengan jadwal sekolah selama Ramadhan, agar makanan dapat diterima dengan baik oleh para siswa,” katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026