Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mendatangkan daging sapi beku, agar ketersediaan daging cukup menghadapi puasa dan Lebaran,
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mendatangkan 10 ton daging sapi beku, guna menjaga stabilitas harga menjelang datangnya Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mendatangkan daging sapi beku, agar ketersediaan daging cukup menghadapi puasa dan Lebaran," kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Yuliswan di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menjelaskan saat ini harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional masih berfluktuasi tinggi, kisaran Rp115.000 hingga Rp120.000 per kilogram, karena harga sapi potong yang dipasok dari Pulau Jawa dan Sumatera tinggi.

"Jika harga daging ini tidak diantisipasi, maka dipastikan harga daging menjelang puasa dan Lebaran akan naik tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Ia menyakini dengan adanya daging beku ini dapat menekan kenaikan harga daging segar menjelang perayaan hari besar keagamaan Islam.

"Harga daging beku yang ditawarkan ke masyarakat Rp90.000 per kilogram, atau lebih murah dibandingkan daging segar, sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi daging beku ini," ujarnya.

Selain itu, kata dia, dengan adanya pasokan daging beku ini juga dapat mengurangi permintaan dan konsumsi daging segar, karena masyarakat sudah dapat memilih daging yang akan dikonsumsinya untuk menyambut puasa dan Lebaran nanti.

"Pemerintah telah menjamin kualitas daging beku ini, sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mengonsumsi daging tersebut," ujarnya. 


Pewarta: Aprionis
Editor : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026