"Kami telah melakukan pemeriksaan selama seminggu termasuk pada hari H Lebaran dan hasilnya daging hewan kurban aman dikonsumsi,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Ribuan kilogram daging hewan kurban di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah, Rabu (15/10), dinyatakan aman dikonsumsi karena tidak ditemukan kandungan bakteri atau penyakit yang membahayakan kesehatan.
"Kami telah melakukan pemeriksaan selama seminggu termasuk pada hari H Lebaran dan hasilnya daging hewan kurban aman dikonsumsi," ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Babel, Sunardi di Pangkalpinang, Kamis.
Menurut dia, selama seminggu dan pada hari H pemotongan hewan petugas peternakan berkeliling ke sentra-sentra pedagang dan tempat pemotongan hewan korban di masjid.
"Selain memeriksa hewan, petugas juga membawa obat-obatan agar hewan tersebut lebih sehat dan tidak sakit menjelang pemotongan. Hewan ternak itu umumnya didatangkan dari luar kota, maka sesampainya di Pangkalpinang atau pelabuhan mungkin kelelahan, susah makan dan minum. Maka hewan seperti itu dianjurkan untuk diobati," katanya.
Menurut dia, penyebab utama gangguan kesehatan hewan kurban yakni tempatnya yang tidak layak. Sapi atau kambing dikumpulkan dalam areal yang sempit, apalagi sekarang musim hujan.
Petugas peternakan juga memberi kartu kesehatan hewan bagi yang sudah diperiksa. "Jadi para pembeli sebaiknya memilih hewan yang sudah ada kartunya, karena selain sehat juga sudah memenuhi kreteria hewan kurban," katanya.
Syarat hewan kurban tersebut antara lain dari segi umur cukup dan tidak cacat secara fisik.
Pewarta: pewarta: aprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.