Belitung (ANTARA) - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan kesiapannya dalam melayani Angkutan Lebaran 2026.

‎"Kami mendirikan posko Angkutan Lebaran 2026 sebagai kesiapan dalam melayani arus mudik dan balik Lebaran 2026," kata Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Chandra di Tanjungpandan, Jumat.

‎Menurut dia, pendirian posko Angkutan Lebaran 2026 tersebut merupakan instruksi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026.

‎Ia mengatakan, KSOP Kelas IV Tanjungpandan juga telah menggelar rapat Angkutan Lebaran 2026 bersama sejumlah instansi terkait, guna mendukung kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

‎"Posko Angkutan Lebaran 2026 akan beroperasi mulai 13 sampai 30 Maret 2026 mendatang," ujarnya.

‎Bambang menambahkan, arus mudik dan balik Lebaran 2026 di daerah itu akan dilayani sebanyak empat kapal diantaranya kapal cepat Penumpang Express Bahari 3 E (Tanjungpandan - Pangkalbalam), KM Lawit (Tanjung Batu - Pontianak - Tanjung Priok), KM Sawita (Tanjung Priok - Tanjungpandan), dan KM Salvia (Tanjung Priok - Tanjung Pandan).

‎"Puncak arus mudik Lebaran 2026 akan berlangsung pada 18 Maret 2026 dan puncak arus balik akan berlangsung pada 28 Maret," katanya.

‎Selain itu, KSOP Kelas IV Tanjungpandan juga memperkirakan akan terjadi lonjakan atau kenaikan jumlah pemudik pada Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya dari 11.239 orang penumpang menjadi 11.463 penumpang.

‎"Jumlah penumpang Angkutan Lebaran 2026 di kami prediksi mengalami kenaikan sekitar satu sampai dua persen," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026