Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut (AL) memberangkatkan ribuan warga perantau peserta program mudik gratis di Pulau Jawa menuju Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 2026.
"Pagi ini kami melepaskan pemudik dengan tujuan Bangka Belitung,” kata Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofia dalam keterangan pers diterima di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan Program Mudik Gratis 2026, TNI AL berkolaborasi dengan PT Timah Tbk, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Bank Sumsel Babel memfasilitasi 1.349 perantau pulang ke kampung halaman di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggunakan KRI Semarang-594.
"Para pemudik diberangkatkan menggunakan kapal KRI Semarang-594 di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Bangka Belitung untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarganya," katanya.
Ia mengatakan program mudik gratis ini bentuk kepedulian TNI AL untuk membantu masyarakat, selaras dengan arahan pimpinan TNI agar prajurit selalu hadir di tengah masyarakat.
“TNI AL selama ini terus berupaya membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk dalam penanganan bencana dan kegiatan sosial lainnya," katanya.
Sekretaris Perusahaan PT Timah (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam mengatakan program mudik gratis ini menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya pelajar dan pelajar berasal dari Bangka Belitung yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Alhamdulillah tahun ini PT Timah dapat bersinergi bersama program TNI AL, Pemprov Bangka Belitung, dan Bank Sumsel Babel untuk membantu pelajar dan mahasiswa serta masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman di Bangka Belitung,” katanya.
Salah satu peserta mudik berasal dari Belitung, Rizky Febriano yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Pelajar Belitung Yogyakarta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini.
“Alhamdulillah tahun ini PT Timah masih menyelenggarakan mudik gratis bagi masyarakat, pelajar, dan pelajar Bangka Belitung yang merantau di Pulau Jawa. Kami juga merasa senang karena tahun ini bisa merasakan perjalanan menggunakan kapal perang TNI AL,” ujarnya.
Ia berharap, program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena masih banyak perantau yang kesulitan pulang ke kampung akibat halaman mahalnya harga tiket pesawat.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026