Sungailiat (ANTARA) - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bangka Belitung Kolonel Marinir Yulindo memastikan layanan mudik gratis untuk masyarakat di provinsi itu berjalan lancar sesuai jadwal.

"Kami pastikan layanan mudik gratis untuk masyarakat baik yang dari luar pulau Bangka maupun dari Pulau Bangka ke Pulau Belitung berjalan lancar," kata Danlanal di Belinyu, Senin sore.

Ia mengatakan, layanan mudik gratis yang didukung penuh oleh pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan pihak lain, sengaja menggunakan  KRI Semarang-594.

"Kami sengaja menggunakan armada kapal perang  KRI Semarang-594, karena kapal itu cukup lengkap dan bentuk  apresiasi atas dedikasi prajurit TNI AL dalam melayani masyarakat," jelas Danlanal.

‎Berdasarkan data manifestasi, KRI Semarang-594 membawa total 1.239 orang pemudik dari Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 795 orang turun di Pelabuhan Belinyu untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Pulau Bangka. Sementara itu, 444 orang pemudik lain akan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Belitung.

Ia memastikan bahwa seluruh proses penurunan muatan (Debarkasi) berjalan sesuai prosedur keamanan yang ketat. 

‎ "Kami menyiagakan personel untuk membantu kelancaran pemudik, mulai dari proses sandar hingga penumpang keluar dari area pelabuhan. Fokus kami adalah keselamatan masyarakat," tegasnya.

Program Mudik Gratis ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui TNI AL untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. Kami sangat mengapresiasi dukungan TNI AL, khususnya Lanal Babel, dalam memfasilitasi kebutuhan warga kami," ujar Gubernur Hidayat Arsani menanggapi layanan mudik gratis menggunakan KRI Semarang - 594.

 



Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026