Belitung (ANTARA) - Pemkab Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyiapkan destinasi wisata Kolong Keramik menjadi lokasi relokasi pelaku UMKM yang berjualan di halaman Gedung Nasional di Tanjungpandan, Belitung.

‎"Kolong Keramik menjadi tempat relokasi pelaku UMKM di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan dan ini sudah menjadi kesepakatan kami," kata Wakil Bupati Belitung, Syamsir di Tanjungpandan, Belitung, Senin.

‎Hal ini disampaikannya, usai meninjau lokasi Kolong Keramik bersama jajaran instansi terkait dan sejumlah perwakilan pelaku UMKM halaman Gedung Nasional di Tanjungpandan, Belitung.

‎Wabup Belitung menegaskan rencana relokasi pelaku UMKM halaman Gedung Nasional terus berjalan hingga kini.

‎"Hari ini adalah progres kedua setelah Idul Fitri 1447 Hijriah, jadi tetap sesuai dengan perjanjian," ujarnya.

‎Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap sejumlah fasilitas yang ada di Kolong Keramik sebelum merelokasi pelaku UMKM halaman Gedung Nasional. 

‎"Kalau fasilitasnya nanti sudah oke, kawan-kawan pedagang di halaman Gedung Nasional tinggal masuk, sesuai jumlah pedagang yang ada di sana (halaman Gedung Nasional)," ujarnya.

‎Ia memastikan, pihaknya juga menyiapkan perencanaan jangka panjang agar proses relokasi pelaku UMKM tersebut berjalan optimal dan lancar. 

‎"Saya tidak mau setengah-setengah, jadi butuh perencanaan dan anggaran juga, jadi kami sambil jalan untuk pembenahan kawasan ini (Kolong Keramik)," katanya.

Selain itu, katanya, salah satu keuntungan bagi para pelaku UMKM yang akan menempati Kolong Keramik dapat berjualan lebih lama, mulai dari jam 09.00 WIB hingga malam. dibandingkan di halaman Gedung Nasional, waktu untuk berjualan lebih terbatas dari sore hingga malam hari.

‎Sebelum direlokasi ke Kolong Keramik, kata Wabup, para pelaku UMKM tetap diperbolehkan berjualan di halaman Gedung Nasional dengan sejumlah catatan.

‎"Untuk gerobak yang tidak ada pemilik kami minta segera dibersihkan, kemudian kami minta gerobak tidak boleh ada di kawasan Gedung Nasional, kami arahkan ke Dinas Perikanan dulu untuk tempat mereka menyimpan gerobak," ujarnya.

‎Pemerintah daerah juga berharap rencana relokasi ini tidak menimbulkan gejolak dan konflik, sehingga berjalan lancar. 

 



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026