Tahun ini jumlah peserta UN hanya satu orang dari kelas D atau tunadaksa,
Muntok (Antara Babel) - Ujian Nasional untuk Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diikuti seorang peserta.

"Tahun ini jumlah peserta UN hanya satu orang dari kelas D atau tunadaksa," kata Kepala SLB Negeri Muntok, Teguh Yulianto, Senin.

Ia mengatakan, ujian yang dilaksanakan di sekolah tersebut berlangsung selama tiga hari mulai Senin (10/4) hingga Rabu (12/4), dimulai tepat pukul 10.30 hingga 12.30 WIB.

"Jadwal ujian sama dengan sekolah umum, satu mata pelajaran setiap harinya, yaitu pada hari pertama bahasa Indonesia, hari kedua matematika dan pada hari ketiga bahasa Inggris," katanya.

Ujian dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari pengambilan naskah di Mapolres Bangka Barat setiap pagi sebelum pelaksanaan, dilanjutkan pelaksanaan ujian sesuai jadwal dan jawaban dikembalikan langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel.

"Setiap hari lembar jawaban langsung kami antarkan ke Disdik Provinsi Babel setelah peserta selesai mengerjakan ujian," katanya.

Teguh mengatakan, selama mengikuti ujian peserta diawasi dua orang tenaga pengawas yang diambil dari guru lokal.

"Kami optimistis peserta akan mampu mengerjakan seluruh bidang studi yang diujikan dengan baik karena persiapan yang dilakukan sudah cukup lama, yakni sejak semester pertama," kata dia.

Selain itu, peserta juga telah mengikuti les tambahan di luar jam sekolah secara mandiri untuk memperkaya wawasan dan pemahaman materi yang akan diujikan.

"Kami juga telah melakukan beberapa kali uji coba kepada peserta, hasilnya memuaskan," kata dia.

Peserta UN, Rusdani, mengaku optimistis mampu mengerjakan seluruh soal dengan baik karena persiapan panjang yang sudah dilakukan untuk menghadapi ujian tersebut.

Siswa kelahiran Bangka Barat, 3 Juni 1997 itu juga mengaku sudah belajar secara maksimal di rumah dan di sekolah agar benar-benar siap mengerjakan seluruh soal yang diujikan.

"Beberapa hari sebelumnya kami juga sudah mengikuti ujian sekolah, kemungkinan soal hampir sama, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata dia.

Ujian sekolah SMALB sudah digelar beberapa hari lalu selama lima hari, yakni mulai 15 Maret 2017 dengan materi mata pelajaran bahasa Indonesia, seni dan budaya, bahasa Inggris, pendidikan agama, matematika dan sejarah Indonesia.


Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026