Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus dan memastikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dapat dilakukan secara maksimal bahkan di wilayah terluar Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu, mengatakan Presiden Prabowo langsung menuju ke Puskesmas Miangas untuk berdiskusi dengan para tenaga kesehatan setelah mendarat di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, pada Sabtu pagi ini.

"Dalam peninjauan tersebut, Bapak Presiden berdiskusi dengan para tenaga kesehatan mengenai berbagai kebutuhan layanan kesehatan agar masyarakat di pulau terluar tersebut dapat memperoleh pelayanan yang maksimal," kata Teddy.

Pulau Miangas merupakan wilayah paling terluar di utara Indonesia yang berbatasan dengan Filipina.

Baca juga: Presiden Prabowo beri bantuan satu unit kapal 15 GT untuk nelayan Miangas

Teddy menjelaskan setelah diskusi dengan tenaga kesehatan dan mencatat berbagai kebutuhan mereka, Presiden kemudian memutuskan bahwa renovasi segera akan dilakukan terhadap fasilitas layanan kesehatan yang puluhan tahun belum diperbaiki tersebut.

"Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan mobil ambulans, menambah dokter dan tenaga perawat, serta memberikan dukungan tunjangan profesi bagi tenaga kesehatan yang bertugas di sana," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut mendampingi Bapak Presiden juga langsung mendapat arahan untuk segera mengecek dan memastikan pelaksanaannya berjalan cepat.

Puskesmas Miangas merupakan fasilitas kesehatan utama yang melayani seluruh masyarakat di wilayah kepulauan itu, sehingga seluruh kebutuhannya harus segera direalisasikan secepat mungkin.

Dalam kunjungan itu Presiden juga sempat menyapa seorang ibu hamil yang tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas tersebut.

Baca juga: Presiden Prabowo spontan temui prajurit penjaga ujung utara RI di Miangas

Kepala Puskesmas Miangas, dr. Cefrilia Pesik mengatakan kunjungan Presiden Prabowo menjadi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk menyampaikan langsung kondisi dan kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan RI itu.

"Ada beberapa juga yang sudah didengar oleh Bapak Presiden, mencakup dengan keadaan Puskesmas dan apa-apa yang dibutuhkan di Puskesmas kami. Mudah-mudahan Bapak Presiden dan juga Bapak Menteri Kesehatan dapat memenuhi permintaan dari kebutuhan kami di Puskesmas Miangas," ujar dr. Cefrilia.

Sementara itu, salah seorang perawat yang aktif bertugas selama 35 tahun di Pulau Miangas, Albert Nusa menjelaskan pelayanan kesehatan di wilayah terluar itu berjalan dengan baik.

Baca juga: Presiden Prabowo tegaskan laut Indonesia harus dikelola nelayan nasional

Namun, menurutnya, masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi terutama terkait keterbatasan tenaga kesehatan dan proses rujukan pasien darurat.

"Jika ada pasien darurat, kami harus tangani di tempat. Jika itu harus memerlukan tindakan rumah sakit, nah itu tentu memerlukan fasilitas. Jika itu kapal satu minggu sekali, maka kendala yang kami hadapi adalah kegawatdaruratan," ujarnya.

Selain itu, Albert juga menyampaikan kebutuhan fasilitas pendukung pelayanan kesehatan, mulai dari ambulans untuk rujukan pasien hingga penyimpanan vaksin.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Albert mengatakan tenaga kesehatan di Pulau Miangas tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca juga: Pemerintah akan berikan bantuan 1.582 kapal ikan untuk nelayan



Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026