Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) yang menyasar kelompok rentan di Kecamatan Simpangteritip.
"Kelompok rentan yang kita bantu kali ini adalah para penyandang disabilitas, anak, dan masyarakat, yang membutuhkan perlindungan sosial." kata Bupati Bangka Barat Markus di Simpangteritip, Jumat.
Program bantuan sosial yang diberikan bukan sekadar penyaluran bantuan semata, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
Pemkab Bangka Barat berkomitmen menghadirkan program-program yang mampu meringankan beban masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut dia, bantuan sosial tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga memberikan semangat dan dorongan agar masyarakat semakin mandiri secara ekonomi.
"Dengan pola seperti itu kami ingin warga tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” katanya.
Ia mengapresiasi Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Budi Perkasa yang terus menunjukkan komitmen dan kepedulian kepada masyarakat Bangka Barat dalam bentuk penyaluran bantuan itu.
Bupati Markus meyakini seluruh bantuan dan layanan sosial yang diberikan dapat membawa manfaat nyata, memperkuat harapan masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga Bangka Barat ke depan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Simpangteritip itu, selain menyalurkan bantuan Program Atensi juga digelar bakti sosial donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Warga antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.