Toboali, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak musibah kebakaran rumah di Desa Keposang, Kecamatan Toboali.

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid di Toboali, Sabtu, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga terdampak musibah.

“Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban kebakaran,” katanya saat menyalurkan langsung bantuan kepada warga yang menjadi korban musibah rumah terbakar.

Dalam peninjauan itu, bupati bersama sekretaris daerah, asisten daerah, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menemui warga terdampak serta menyerahkan bantuan berupa sembako, asbes, bahan bangunan, dan kebutuhan logistik lainnya.

Menurut dia, pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat yang mengalami musibah sesuai kemampuan daerah.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan terhadap kebutuhan warga terdampak agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait proses pemulihan pascakebakaran, termasuk kebutuhan tempat tinggal sementara bagi korban.

Riza mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan api di lingkungan rumah.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat memberikan pendampingan kepada warga terdampak agar proses penanganan musibah dapat berjalan maksimal.

Novi (34), salah seorang korban kebakaran, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diterimanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah datang langsung ke rumah kami dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat membantu kami di tengah kondisi yang sedang kami alami,” katanya.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026