Saya berpesan meskipun para santri sudah diwisuda namun membaca Al Quran harus tetap ditingkatkan karena bagian dari kewajiban generasi Islami,Sungailiat (Antara Babel) - Bupati Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat mewisuda 325 santri Taman Pendidikan Al Quran (TPA) wilayah Kecamatan Merawang.
"Saya berpesan meskipun para santri sudah diwisuda namun membaca Al Quran harus tetap ditingkatkan karena bagian dari kewajiban generasi Islami," kata Bupati Tarmizi di Sungailiat, Kamis.
Dikatakan, meskipun para santri didaerahnya sudah diwisuda namun dimembaca Alquran tidak boleh ditinggalkan, karena membaca Alquran dapat dilakukan di rumah, masjid atau di sekolah.
"Meningkatkan membaca Alquran merupakan salah satu mewujudkan program satu hari satu jus "one day one juz" yang dicanangkan sebelumnya termasuk program Magrib mengaji," katanya.
Bupati mengatakan, lembaga TPA diharapkan mampu menciptakan generai Islami yang berkualitas mendalami Alquran dan pendidikan Islam lainnya.
"Kualitas SDM harus berimbang antara ilmu pengetahuan teknologi (Imtek) dan imtaq," katanya.
Dia mengingatkan, seluruh orang tua di rumah agar memperhatikan pendidikan anak-anaknya, baik di lembaga sekolah maupun di lembaga TPA.
"Kedua lembaga ini sama-sama pentingnya menciptakan generasi yang berkualitas, generasi yang berkualitas yang akan meneruskan pembangunan daerah," ujarnya.
Perkembangan jaman yang terus berkembang dengan pesat harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia dengan cara pendidikan dari sejak dini.
Pewarta: KasmonoEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.