Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan, di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat.
Di samping pengamanan ekplorasi dan eksploitasi, lanjut Jenderal Gatot, TNI juga akan melaksanakan pengamanan wilayah perbatasan, terpencil dan pulau terluar agar penyaluran BBM bisa berjalan dengan baik, sehingga penetapan satu harga di seluruh Indonesia seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo bisa terwujud.
Gatot Nurmantyo mengatakan penandatangan Nota Kesepahaman antara Kementerian ESDM dan TNI adalah untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam rangka mewujudkan kepentingan bangsa dan negara.
"Kementerian ESDM dan TNI saling memahami akan kemampuan dan keterbatasan institusi, sehingga saling melengkapi. Kerja sama ini demi kepentingan negara, kita harus saling membantu mengatasi keterbatasan tersebut," katanya.
Jadi, Kementerian ESDM dan TNI saling mengisi untuk sama-sama melaksanakan tugas pokok sesuai apa yang diinstruksikan Presiden Jokowi, katanya.
Penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian ESDM dan TNI untuk mengatur kerja sama tentang bantuan TNI dalam rangka pengamanan, survei dan pemanfaatan bidang energi dan sumber daya mineral, serta pengembangan sumber daya manusia, dengan tujuan agar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengimplementasikan rencana kerja sama.
(T.S037/A011)
Pewarta: Syaiful HakimEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.