Kami berharap percepatan alokasi rastra ini dapat mengurangi permintaan beras di pasaran sehingga kenaikan harga dapat ditekan di akhir tahun ini,Pangkalpinang (Antara Babel) - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Subdivisi Regional Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mempercepat penyaluran beras sejahtera (rastra) kepada keluarga penerima manfaat untuk mengantisipasi kenaikan harga beras di daerah itu.
"Kami berharap percepatan alokasi rastra ini dapat mengurangi permintaan beras di pasaran sehingga kenaikan harga dapat ditekan di akhir tahun ini," kata Kepala Bulog Subdivre Bangka Tri Novianti di Pangkalpinang, Kamis.
Ia menjelaskan alokasi rastra Desember 2017 di Pulau Belitung yang terdiri dua kabupaten yaitu Kabupaten Belitung dan Belitung Timur sudah tuntas disalurkan akhir bulan ini.
Sementara itu, alokasi rastra Desember di Pulau Bangka yang terdiri empat kabupaten dan satu kota yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang disalurkan akhir November dan diperkirakan tuntas awal bulan depan tahun ini.
"Apabila keluarga penerima manfaat rastra sudah menerima seluruh alokasi beras tahun ini diharapkan tidak terjadi lagi gejolak harga beras menjelang Natal dan Tahun Baru 2018," katanya.
Novianti mengatakan jumlah rumah tangga penerima manfaat di Pulau Bangka sebanyak 31.600 kepala keluarga atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 12.504 kepala keluarga.
Sementara itu, total penyaluran rastra di Pulau Bangka sebanyak 455 ton per bulan.
"Masing-masing rumah tangga penerima manfaat rastra mendapatkan 15 kilogram beras per bulan, sehingga dapat membantu ekonomi masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan berasnya," katanya.
Menurut dia selama ini untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat, pemerintah daerah dan distributor masih mengandalkan pasokan dari luar daerah, karena hasil beras lokal yang belum memadai untuk memenuhi konsumsi masyarakat yang tinggi.
"Kebijakan ini dapat mengurangi permintaan beras di pasaran, sehingga harga akan tetap stabil hingga akhir tahun ini," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.