TNI harus dekat dengan rakyat, karena seperti yang kita ketahui bahwa bersama rakyat TNI kuat. Selain itu saya juga minta kepada seluruh anggota TNI AD Korem 045/Gaya lebih profesional lagi dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdiannya kepada bangsa dPangkalpinang (Antara Babel) - Komandan Korem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Abdurrahman meminta seluruh anggotanya untuk terus dekat dengan masyarakat serta profesional dalam menjalankan tugas.
"TNI harus dekat dengan rakyat, karena seperti yang kita ketahui bahwa bersama rakyat TNI kuat. Selain itu saya juga minta kepada seluruh anggota TNI AD Korem 045/Gaya lebih profesional lagi dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara," katanya di Pangkalpinang, Kamis.
Dalam upaya lebih dekat dengan masyarakat, hari ini pihaknya menggelar kegiatan bakti sosial untuk masyarakat Pangkalpinang di rumah sakit DKT kota Pangkalpinang.
Kegiatan bakti sosial tersebut dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke-72 yang diperingati secara serentak di seluruh Indonesia oleh TNI Angkatan Darat (AD).
"Adapun kegiatan yang kami laksanakan pada hari ini berupa pengobatan gratis, khitanan massal, donor darah dan pagi tadi juga telah melaksanakan ziarah ke taman makam pahlawan. Selain itu juga kami ada kegiatan pembagian paket sembako kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu," katanya.
Menurut dia, kegiatan donor darah sengaja dilakukan mengingat selama ini PMI selalu kekurangan stok darah sehingga dalam rangkaian kegiatan ini untuk membantu PMI guna tersedianya stok darah yang dibutuhkan.
"Kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan dalam peringatan hari Juang Kartika saja, tapi juga peringatan hari besar lainnya baik dari instansi TNI, Polri, maupun pemerintah sudah sering kami lakukan. Karena kebutuhan darah ini sangat banyak dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang terkena musibah," ujarnya.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 100 orang untuk melakukan donor darah dan 25 anak untuk khitanan massal.
Pewarta: Try Mustika HardiEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.