Saat ini stok beras di gudang sebanyak 1.200 ton dan cukup untuk penyaluran rastra dua bulan lagi,Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Perum Bulog Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mendatangkan 1.000 ton beras dari Subang Provinsi Jawa Barat, guna memperkuat stok beras di daerah itu.
"Saat ini stok beras di gudang sebanyak 1.200 ton dan cukup untuk penyaluran rastra dua bulan lagi," kata Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Tri Novianti di Pangkalpinang, Rabu.
Ia mengatakan dalam penambahan stok beras, Bulog Bangka hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah karena hasil panen petani lokal yang masih kurang dan harga beras di tingkat petani lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah.
"Selama ini petani tidak kesulitan menjual beras hasil panen padinya, bahkan petani kesulitan memenuhi permintaan masyarakat yang tinggi," ujarnya.
Novianti mengatakan hingga saat ini kondisi cuaca di perairan yang kurang bersahabat belum mempengaruhi pasokan beras dari luar daerah yang masih lancar.
"Kita menggunakan jasa kapal berukuran besar dengan sistem peti kemas, guna menjaga kualitas beras," ujarnya.
Selain itu, sistem peti kemas ini mempercepat pendistribusian beras dari pelabuhan ke gudang dengan biaya operasional lebih murah dibandingkan sistem curah.
"Hingga saat ini kita belum menemukan kendala dalam memasok beras untuk penyaluran beras sejahtera (rastra) operasi pasar dan penanganan bencana alam," katanya.
Menurut dia apabila terjadi kendala dalam pasokan beras, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan satgas pangan.
"Satgas pangan ini sangat membantu Bulog dan distributor lainnya dalam menambah pasokan berbagai kebutuhan pokok masyarakat,"ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.