Kita bersama Bulog memperpanjang jadwal kegiatan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga beras,
Pangkalpinang  (Antaranews Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Bulog menambah 500 ton beras medium untuk disalurkan ke titik operasi pasar di Pulau Bangka.

"Kita bersama Bulog memperpanjang jadwal kegiatan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga beras," kata Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Babel Ahmad Damiri di Pangkalpinang, Rabu.

Penambahan alokasi 500 ton beras medium operasi tahap dua ini hanya untuk Pulau Bangka yang meliputi satu kota dan empat kabupaten yaitu Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan.

Sementara alokasi beras OP untuk Pulau Belitung tidak ada penambahan karena stok OP tahap pertama masih tersisa 500 ton lebih.

"Kita hanya menambah alokasi beras OP di Pulau Bangka, karena permintaan masyarakat yang tinggi," ujarnya.

Untuk OP medium tahap pertama di Pulau Bangka Pemprov Kepulauan Babel bekerja sama dengan Bulog telah mengalokasikan 700 ton dengan harga jual Rp9.000 per kilogram.

"Saat ini harga beras medium di Pulau Bangka masih belum stabil karena pasokan dari luar daerah yang berkurang," kata Damiri.

Untuk itu pihaknya bersama Bulog akan terus menggelar operasi pasar hingga harga beras medium ini stabil atau di bawah harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp9.950 per kilogram.

"Kita akan menghentikan operasi pasar ini apabila harga beras sudah stabil dan masyarakat kurang mampu tidak lagi terbebani untuk memenuhi kebutuhan pokoknya," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026