Sungailiat (Antaranews Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bakal merealisasikan tiga program pada 2018.

"Program ini semua dananya dari APBD Kabupaten Bangka," ujar Kepala DKP Kabupaten Bangka, Ahmad Sapran di Sungailiat, Minggu.

Ia menyebutkan, ketiga program itu yakni sensus perikanan dengan dana Rp134 juta, asuransi nelayan Rp34 juta serta pendataan kawasan potensi dan pemanfaatan kawasan budidaya dengan anggaran sebesar Rp83 juta.

Ia menjelaskan, sensus perikanan untuk mengetahui data nelayan mulai dari jenis kapal, alat tangkap, hasil tangkapan dan lain sebagainya.

"Kita bisa ketahui jenis kapal besar dan kecil, alat tangkap semuanya dari setiap wilayah, sehingga kita mempunyai data valid tentang nelayan di wilayah ini," ujarnya.

Dari 8.000 lebih nelayan di Bangka, sudah 2.000 yang ikut asuransi nelayan, bahkan pada 2017 sudah ada klaim yang direalisasikan.

Asuransi nelayan dalam setahun hanya bisa diklaim satu kali oleh pemilik kartu asuransi, karena klaim yang sama juga harus direalisasikan juga kepada nelayan lainnya.

Sementara pendataan kawasan potensi perikanan dan pemanfataan budidaya dimaksudkan untuk mengetahui wilayah yang masih berpotensi jika ada investor yang ingin berinvestasi di bidang perikanan.

"Pastinya pendataan wilayah juga akan berimbas kepada nelayan," kata Sapran.

Pewarta: Dwi HP
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026