"Saya tidak setuju kalau ada yang bilang saya tidak mampu, saya tidak bisa sukses karena saya juga mengalami itu," kata Mensos, saat membuka Coaching Fasilitator Bimbingan Pemantapan SDM Pelaksana PKH 2018, di Jakarta, Senin.
Dia mencontohkan seperti Cici peserta Liga Dangdut di salah satu televisi swasta nasional, meski berasal dari keluarga tidak mampu tapi bisa berprestasi.
Cici yang berasal dari Sulawesi Barat merupakan anak dari keluarga penerima manfaat PKH.
"Ini akan menginspirasi kita bahwa ke depan harus semakin banyak bukti yang kita tunjukkan itu menjadi parameter keberhasilan program ini," ujar dia.
Selain itu, masih banyak contoh-contoh keberhasilan dan prestasi anak-anak KPM PKH di daerah-daerah lainnya.
Mensos juga menekankan bahwa keluarga tidak mampu tidak perlu merasa minder dengan kondisi ekonominya, dan semangat itu yang harus ditanamkan ke keluarga PKH.
"Dari ini saya ingin kita mendesain sebuah program daftar semua anak-anak berprestasi. Bukan hanya sekadar memotivasi tapi menghipnotis seluruh bangsa ini bahwa semua bisa berprestasi," katanya.
Pewarta: Desi PurnamawatiEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.