"Ajang ini sudah berlangsung sejak hari ini hingga 29 Maret 2018 dan akan mepertandingkan sembilan cabang olahraga dengan total 180 medali," kata Pjs Wali Kota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin, di Pangkalpinang, Babel, Senin.
Ia mengatakan, kegiatan penyelenggaraan kompetisi olahraga tingkat pelajar tersebut bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet yang potensial di masa yang akan datang.
"Olahraga pendidikan ini dilaksanakan secara berkesinambungan dan berjenjang untuk menjaring bibit-bibit atlet yang berbakat untuk dilakukan pembinaan yang terprogram. Atlet berprestasi lahir dan tumbuh serta dibesarkan dari olahraga yang dibina melalui lembaga pendidikan," katanya.
Dikatakannya, olahraga dari sudut edukasi adalah salah satu sarana penting untuk meningkatkan serta menempa karakter atau watak dan mentalitas bangsa, karena pada prinsip-prinsip olahraga, sikap dan tingkah laku yang baik, berharga dan positif dapat dibentuk.
Ia berharap melalui kegiatan POPDA ini, para atlrt dapat berprestasi dan mengharumkan nama sekolah, daerah maupun bangsa.
"Saya berharap, siswa yang ikut serta bisa meraih dan mencetak prestasi yang tinggi, bukan hanya akan menjadi kebanggaan di sekolah masing-masing, tetapi juga kebanggaan bagi Kota Pangkalpinang bahkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujarnya.
Dalam kegiatan POPDA Kota Pangkalpinang tersebut, sembilan cabang olahraga akan dipertandingkan, yaitu atletik, pencak silat, bulu tangkis, tenis, tenis meja, bola basket, bola voli, sepak takraw dan sepak bola.
Pewarta: Try Mustika HardiEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.