"Sekarang biaya pendidikan mahal, sehingga bagi mahasiswa yang tidak mampu, siapa yang menanggung? Untung ada bantuan kolektif seperti ini, sehingga masalah biaya itu bisa diatasi," kata Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr H Fasich Apt setelah menandatangani perjanjian kerja sama bersama pimpinan ITS, Unesa, IAIN, dan Unijoyo.
Fasich menyatakan bantuan rutin setiap tahun yang diberikan BI untuk mahasiswa itu penting guna meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai penerus bangsa. "Semoga komitmen yang terjalin antara Unair dengan BI dapat terus terjalin dan menstimulasi bank lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Hamid Poncowibowo mengungkapkan beasiswa itu merupakan komitmen BI untuk membantu mahasiswa yang secara ekonomi yang kurang mampu.
"Tujuannya membantu mereka untuk menyelesaikan studi. Beasiswa ini juga bersifat sosial tanpa ikatan dinas atau penerimaan calon pegawai, tapi penerima beasiswa itu wajib mengikuti kegiatan edukasi tentang bank sentral dari BI, lalu mereka diminta membuat karya tulis tentang tugas dan fungsi BI bagi perekonomian nasional," tuturnya.
: Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.