Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menyatakan stok cabai kriting, bawang merah dan bawang putih mencukupi dan harga komoditas tersebut kembali turun.


"Saat ini pasokan cabai, bawang dan sayur mayur lainnya dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera kembali lancar, seiring lalu lintas kapal laut normal karena kondisi cuaca di perairan aman untuk pelayaran," Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel, Husni Thambrin di Pangkalpinang, Jumat.


Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan petugas di sejumlah gudang distributor sayuran stok bawang merah sebanyak 12 ton, bawang putih 15 ton dan cabai kriting 2 ton.


"Diperkirakan stok bawang ini akan terus bertambah karena distributor terus menambah pasokan dari luar daerah untuk memenuhi konsumsi warga yang cukup tinggi," ujarnya.


Ia mengatakan, ketersediaan bawang dan cabai yang cukup ini berdampak terhadap penurunan harga komoditas tersebut, misalnya harga bawang merah turun menjadi Rp30 ribu dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.


Harga bawang putih turun menjadi Rp18 ribu dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, demikian juga harga cabai kriting turun menjadi Rp25 ribu dari harga sebelumnya sempat melambung tinggi mencapai Rp100 ribu per kilogram.


"Penurunan harga sayur mayur ini tidak berdampak terhadap permintaan konsumen yang masih lesu, karena hasil dan harga perkebunan yang masih rendah dan sebagian warga tidak lagi menambang bijih timah seiring gencarnya aparat kepolisian melakukan razia tambang ilegal," ujarnya.


Menurut dia, lesunya daya beli warga membuat distributor terkadang terpaksa membatasi pasokan sayur dari luar untuk mengantisipasi kerugian.


"Rata-rata pedagang mengeluh dan sulit menjual dagangan sayurnya, sehingga mereka memilih untuk mengurangi stok," ujarnya.


Namun demikian, kata dia, diharapkan distributor terus menambah pasokan secara kontinyu agar harga sayur mayur tetap stabil dan mengurangi beban warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.


Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026