Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan  Provinsi Bangka Belitung mengganggarkan dana Rp31 miliar untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan di daerah itu.


"Pada 2014 anggaran untuk bantuan alat tangkap ikan seperti kapal ukuran besar, motor tempel, jaring tengiri, udang, kepiting, bubu dan lainnya senilai Rp31 miliar," kata Kabid Perikanan Tangkap DKP Babel Mokh Hidayat Hamami di Pangkalpinang, Jumat.


Ia menjelaskan, anggaran bantuan untuk nelayan sebesar Rp31 miliar tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan APBD 2014.


"Bantuan dari dana APBD hanya 10 persen dari total nilai bantuan dan hanya sebagai dana pendamping DAK tersebut," ujarnya.


Ia mengatakan, bantuan yang akan disalurkan ini, berdasarkan kebutuhan dan permintaan dari kelompok nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan.


"Bantuan ini berdasarkan usul nelayan bukan dari dinas, sehingga bantuan tersebut bisa bermanfaat atau dimanfaatkan nelayan dengan optimal," ujarnya.


Menurut dia, bantuan alat tangkap ini akan diserahkan kepada kelompok nelayan berbadan hukum, mandiri, memiliki pengelolaan manajemen yang baik dan lainnya.


"Saat ini, kami sedang menyeleksi kelompok nelayan yang akan menerima bantuan alat tangkap ini, agar pemanfaatan alat tangkap ikan ini lebih optimal dan mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan," ujarnya.


Untuk itu, kata dia, diimbau nelayan untuk membentuk kelompok, agar pemerintah dapat menyalurkan bantuan alat tangkap ini.


"Saat ini, masih banyak nelayan yang belum membentuk kelompok usaha bersama (KUB), sehingga pada saat penyaluran bantuan alat tangkap ikan ini, selalu terjadi kecemburuan antarnelayan, karena mereka tidak mengetahui persyaratan untuk mendapatkan bantuan alat tangkap ikan tersebut," ujarnya.

Pewarta: Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026