Analis Biinaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah relatif stabil, harapan akan ada perbaikan pergerakan di bawah Gubernur BI yang baru yakni Perry Warjiyo menjadi salah satu faktor yang menjaga nilai tukar domestik.
"Sentimen dari dalam negeri diharapkan dapat bertahan sehingga membuka peluang kenaikan lanjutan bagi rupiah," katanya.
Ia menambahkan bahwa pergerakan dolar AS di pasar global juga relatif tertahan menyusul sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membatalkan pertemuan dengan Korea Utara.
"Tentunya, situasi itu dapat memberikan peluang bagi rupiah untuk kembali bergerak positif," katanya.
Sementara itu, Ekonom Sammuel Sekuritas Ahmad Mikail memproyeksikan rupiah dapat menguat terhadap dolar AS seiring menurunya imbal hasil obligasi Amerika Serikat ke level 2,98 persen.
"Rupiah kemungkinan bergerak di kisaran level Rp14.100-Rp14180 per dolar AS," katanya.
Pewarta: Zubi MahrofiUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.