"Total ekspor dari Bangka Belitung tersebut terbagi atas timah sebesar 79,7 juta dan nontimah 21,4 juta dolar AS," kata Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan, timah merupakan ekspor terbesar yang berperan 78,9 persen dari total ekspor Babel yang mengalami penurunan sebesar 63,8 persen.
Demikian juga ekspor nontimah pada Januari 2014 juga mengalami penurunan 24,8 persen dari 28,4 juta dolar AS.
Ia mengatakan, tujuan utama ekspor timah yaitu Singgapura 58,5 juta dolar atau 73,4 persen dari keseluruhan ekspor, diikuti China 12,1 juta dolar (15,2 persen), Malaysia 2,6 juta dolar (3,3 persen), Thailand 2,3 juta dolar (2,9 persen) dan Korea Selatan 1,5 juta dolar AS (1,9 persen).
Sementara komoditas utama penyumbang ekspor nontimah yaitu golongan minyak atau lemak hewani dan nabati 16,7 juta dolar AS atau berperan 78,0 persen terhadap total ekspor nontimah.
Diikuti golongan karet dan barang-barang dari karet 1,9 juta dolar (9,1 persen), biji logam dan sisa-sisa logam 1,0 juta dolar (4,6 persen), berbagai produk kimia 0,7 juta dolar (3,5 persen) dan kopi, teh dan rempah 0,5 juta dolar AS (2,5 persen).
Ekspor nontimah ke Singapura mencapai angka terbesar 11,4 juta dolar AS dan memberikan kontribusi terbesar dengan ekspor CPO dan bahan produk kimia, diikuti Korea Selatan sebesar 6,2 juta dolar AS dengan komoditas ekspor CPO.
Selanjutnya, China 2,9 juta dolar (13,6 persen) dengan komoditas ekspor karet, Malaysia 0,4 juta dolar (1,6 persen, hasil perikanan dan olahan), Jepang 0,3 juta dolar (1,6 persen, lada putih), dan Taiwan 0,2 juta dolar AS (0,9 persen, lada putih).
Pewarta: Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.