China Buru Para Koruptor Di Luar Negeri

  • Rabu, 12 Maret 2014 12:13 WIB
China Buru Para Koruptor Di Luar Negeri
Kejahatan korupsi yang salah satunya didakwakan kepada mantan pejabat tinggi China Bo Xilai (berbaju putih) semakin membuat gerah China yang belakangan kian keras menindak koruptor (Reuters)
Beijing (Antara Babel) - China meningkatkan perburuannya terhadap para pejabat korup yang pergi ke luar negeri, menyita asset-asset luar negara para pejabat korup dan mencegah tersangka koruptor pergi ke luar negeri.

Upaya ini disebut sebagai langkah lebih jauh dalam kampanye memerangi korupsi.

Cao Jianming, Kepala Kejaksaan Agung China akan bekerjasama dengan para penegak hukum di luar negeri untuk memperluas saluran dan langkah guna memburu para koruptor yang pergi keluar negeri dengan alasan berobat, lapor China Daily seperti dikutip Reuters.

"Satu bukti saja sudah cukup, kami akan memulai prosedur penyitaan berdasarkan undang-undang, kata Cao.

China menghadapi masalah yang kemudian disebut "para pejabat bugil" yaitu istilah untuk PNS yang suami, istri atau anak-anaknya berada di luar negeri yang menggunakan koneksi keluarganya di luar negeri untuk memindahkan asset ilegal atau menghindari penyelidikan.

Jumlah pejabat dan keluarga pemindah asset ilegal ke luar negeri ini mencapai lebih dari 1 juta orang dalam kurun lima tahun terakhir, sedangkan Cao menyebutkan 10,14 miliar yuan (Rp18,8 triliun) "uang haram" dan properti telah disita serta 762 tersnagka korupsi ditangkap baik di dalam negeri maupun di luar negeri tahun lalu.



Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026



Berita Terkait