Upaya ini disebut sebagai langkah lebih jauh dalam kampanye memerangi korupsi.
Cao Jianming, Kepala Kejaksaan Agung China akan bekerjasama dengan para penegak hukum di luar negeri untuk memperluas saluran dan langkah guna memburu para koruptor yang pergi keluar negeri dengan alasan berobat, lapor China Daily seperti dikutip Reuters.
"Satu bukti saja sudah cukup, kami akan memulai prosedur penyitaan berdasarkan undang-undang, kata Cao.
China menghadapi masalah yang kemudian disebut "para pejabat bugil" yaitu istilah untuk PNS yang suami, istri atau anak-anaknya berada di luar negeri yang menggunakan koneksi keluarganya di luar negeri untuk memindahkan asset ilegal atau menghindari penyelidikan.
Jumlah pejabat dan keluarga pemindah asset ilegal ke luar negeri ini mencapai lebih dari 1 juta orang dalam kurun lima tahun terakhir, sedangkan Cao menyebutkan 10,14 miliar yuan (Rp18,8 triliun) "uang haram" dan properti telah disita serta 762 tersnagka korupsi ditangkap baik di dalam negeri maupun di luar negeri tahun lalu.
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.