Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ekspor timah dari Negeri Serumpun Sebalai selama Januari hingga Juli 2018 masih didominasi ke Singapura atau sekitar 23,71 persen dari total ekspor timah daerah itu.

"Apabila dibanding Januari-Juli 2017, ekspor timah ke Singapura pada tahun ini turun 15,74 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Senin.

Lima negara tujuan utama ekspor timah Provinsi Kepulauan Babel pada Januari-Juli tahun 2018 yaitu Singapura, Belanda, Korea Selatan, Jepang, dan India. Lima negara utama ini mengimpor sekitar 73,42 persen timah dari provinsi ini.

"Akumulasi ekspor selama tujuh bulan tahun ini lebih dari satu miliar dolar Amerika Serikat," katanya.

Menurut dia ekspor Juli tahun ini mengalami kenaikan dan komoditas timah mendorong kenaikan 15,30 persen, sedangkan komoditas lain turun 10,70 persen sehingga nilai ekspor pada bulan Juli 2018 mencapai 136,6 juta dolar AS (bulan sama tahun sebelumnya 124 juta dolar).

"Apabila dibanding bulan sebelumnya, kenaikan nilai ekspor Juli 2018 tercatat 3,68 persen. Meskipun nilai ekspor nontimah turun (33,23 persen), kenaikan ekspor timah cukup besar (15,81 persen)," katanya.

Ia menambahkan perubahan ekspor menaikkan peran timah dalam ekspor Januari-Juli 2018 menjadi sebesar 79,70 persen.

"Secara kumulatif (Januari-Juli), terjadi peningkatan ekspor timah sebesar 14,83 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026