Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 1.665 pelajar SMA dan SMK di daerah itu siap mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan 14-16 April 2014.


"Sebanyak 1.665 orang pelajar itu terdiri atas 973 pelajar SMA dan 697 pelajar SMK yang berasal dari 20 sekolah di enam kecamatan di daerah ini," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Dikpora Kabupaten Bangka Barat, Eko Nugroho di Muntok, Kamis.


Ia menjelaskan, sebanyak 1.665 pelajar tersebut berasal dari Kecamatan Muntok sebanyak 563 orang pelajar yang terdiri dari 182 pelajar SMA yang berasal dari jurusan IPA sebanyak 96 orang dan jurursan IPS 86 orang dari dua unit sekolah, ditambah 381 orang pelajar dari empat unit SMK.


Kemudian dari Kecamatan Simpang Teritip sebanyak 176 pelajar terdiri dari 87 orang jurusan IPA dan 89 pelajar IPS dari tiga unit SMA, Kecamatan Kelapa terdapat 209 pelajar dari dua unit SMA yang terdiri dari 79 pelajar jurusan IPA dan 130 pelajar jurusan IPS ditambah 112 orang pelajar dari dua SMK di kecamatan tersebut, Kecamatan Tempilang terdapat 192 pelajar dari jurusan IPA 77 orang dan jurusan IPS 115 orang dari tiga sekolah.  


"Untuk Kecamatan Parittiga dan Jebus masih kami jadikan satu wilayah, terdapat sebanyak 413 orang peserta yang terdiri dari 209 pelajar SMA yang terdiri dari 75 pelajar jurusan IPA dan 134 pelajar IPS serta 204 pelajar SMK. DI dua kecamatan itu terdapat empat unit sekolah, masing-masing dua SMA dan SMK," kata dia.


Ia menambahkan, UN akan dilaksanakan selama tiga hari yang setiap harinya akan melaksanakan dua mata pelajaran untuk SMA/MA dan satu mata pelajaran untuk SMK/MAK.


"Jika terpaksa ada peserta yang berhalangan dan terpaksa tidak bisa hadir pada UN tersebut, kami memberikan kesempatan untuk mengikuti UN susulan yang akan dilaksanakan pada 22 hingga 24 April 2014 di sekolah bersangkutan," kata dia.


Ia mengatakan, soal UN yang dicetak di provinsi saat ini sudah di titik transit terakhir yaitu di Polda Babel dan rencanaya akan didistribusikan ke Polres Bangka Barat pada 11 April 2014 dan sehari kemudian akan dilajutkan ke lima Polsek di seluruh Bangka Barat.


"Teknisnya nanti setiap harinya koordinator wilayah akan mengambil soal mata pelajaran yang diujikan pada hari itu dengan pengawalan petugas Kepolisian dan pengawasan dari perguruan tinggi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)," katanya.


Selanjutnya setelah ujian selesai, lembar jawaban UN akan langsung diserahkan ke titik kumpul setiap korwil dan akan langsung diantar ke provinsi.


Eko menegaskan, pada pelaksanaan UN nati tidak ada penyimpanan hasil ujian di sekolah bersangkutan atau di kantor Dinas Dikpora setempat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pewarta: Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026