Ketua PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M. Faturrakhman, di Pangkalpinang, Kamis, mengatakan posko peduli tersebut sudah dibuka sejak kemarin dan saat ini sudah ada bantuan yang masuk ke Sekretariat PWI Babel.
"Sudah mulai ada bantuan yang masuk, baik dari internal anggota PWI maupun dari masyarakat umum. Ada yang berupa barang dan ada juga bantuan uang," katanya.
Dalam kegiatan itu, Faturrakhman juga mengajak semua jurnalis anggota PWI Babel dan masyarakat umum, agar peduli dan mau memberikan bantuan untuk para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
"Untuk bantuan dalam bentuk barang dapat disampaikan ke Sekretariat PWI Babel di Jalan Sudirman Nomor 9 Pangkalpinang. Sementara bantuan berupa uang bisa ditransfer ke rekening Bank Mandiri Nomor: 169-000-310-787-4 atas nama Nico Alpiandy," ujarnya.
Gempa dan tsunami melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah, Jum'at (28/9).
Dalam bencana itu, seribuan korban dilaporkan meninggal dunia, luka berat, luka ringan dan masih ada yang dalam proses pencarian. Selain itu, jaringan komunikasi masih terganggu, karena listrik masih belum normal.
Selain pemukiman masyarakat, kantor pemerintahan dan pelayanan publik, sarana transportasi juga masih belum sepenuhnya stabil.
Korban yang berada di rumah sakit dan yang mengungsi di tenda darurat, sangat membutuhkan suplai logistik seperti bahan makanan, air bersih, genset, obat-obatan dan pakaian layak pakai.
Pewarta: Try Mustika HardiUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.