"Kami berharap nantinya melalui KSK ini tahun depan panitia-panitia pelaksana pemilu benar-benar berkualitas," kata Ketua KPU Kabupaten Bangka, Zulkarnain Alijudin di Sungailiat, Minggu.
Dia mengatakan, kegiatan bertempat di Aula Kantor Kecamatan Belinyu diikuti 25 orang peserta yang merupakan perwakilan 12 desa atau kelurahan di Kecamatan Belinyu.
Menurut dia, KSK dipaparkan tentang sejarah kepemiluan di Indonesia serta peserta-peserta pemilu yang akan berkompetisi sejak dulu hingga saat ini.
"Ini salah satu upaya kita menghadapi Pemilu 2019 nanti, apalagi semuanya dilaksanakan serentak baik pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan legislatif (Pileg) ?kabupaten, provinsi hingga pusat," ujarnya.
Peserta juga dibekali dengan proses dan persyaratan menjadi penyelenggara pemilu.
Sementara, Komisioner Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Bangka, Siti Aminah, mengatakan peserta juga dibekali materi tentang tahapan Pemilu 2019, dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS).
"KSK ini dikemas dengan forum diskusi grup, diselingi dengan tanya jawab dan permainan serta dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara di TPS," kata Siti Aminah.
Dia menambahkan, peserta juga dibekali cara menangani pemilih disabilitas, pemilih sakit atau hamil serta pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT).
Diharapkannya, para peserta yang sudah mengikuti kursus bisa mengabdikan diri menjadi penyelenggara pemilu di kesempatan mendatang.
Pewarta: Dwi HPUploader : Adhitya SM
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.