"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, untuk sementara kami simpulkan bahwa api bersumber dari tungku dapur rumah seorang warga yang belum padam, namun rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong,"Koba, (Antara Babel) - Tiga unit rumah semi permanen di Desa Belilik, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, ludes terbakar, Selasa (22/4) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Kecamatan Namang, Iptu Wagino menyatakan, tiga unit rumah milik Sainan, Jailani dan Saparudin itu terbakar akibat kelalaian karena meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dan diduga ada titik api dari tungku memasak di dapur.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, untuk sementara kami simpulkan bahwa api bersumber dari tungku dapur rumah seorang warga yang belum padam, namun rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong," ujarnya.
Ia menduga api tersebut menjalar ke dinding rumah yang terbuat dari papan, kemudian atap dan menyambar satu unit sepeda motor yang terdapat di dapur rumah.
"Kemungkinan awalnya api menjilat dinding rumah yang terbuat dari papan, kemudian menyambar sepeda motor dan meledak sehingga api menyambar dua rumah yang letaknya berdampingan," jelasnya.
Ia menyatakan, hingga sekarang belum bisa dipastikan berapa kerugian namun kemungkinan mencapai ratusan juta rupiah karena tidak satu pun peralatan rumah tangga yang berhasil diselamatkan.
"Api cepat menjalar dan hanya sekitar 20 menit, tiga unit rumah itu rata dengan tanah dan bahkan tidak satu pun peralatan rumah tangga yang bisa diselamatkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, tiga unit rumah itu ditinggalkan dalam keadaan kosong karena pemiliknya ada yang bekerja di kebun dan jalan ke Pangkalpinang.
"Mobil pemadam kebakaran datang untuk menjinakan api, namun tidak sempat lagi karena si jago merah dengan sangat cepat melalap rumah beserta isinya," ujarnya.
Warga sekitar sempat mencoba untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi puluhan warga tidak mampu memadamkan api yang sudah membesar.
Setelah kejadian, pihak Badan Penanggulangan Bencana Alam Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah langsung menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan selimut.
"Ini merupakan bantuan saat darurat saja, untuk selanjutnya nanti bakal ada bantuan dari Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berupa sembako dan material bangunan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Bangka Tengah, Kaharudin usai menyerahkan bantuan sembako.
Sementara itu, Saparudin satu dari pemilik rumah yang terbakar mengatakan, saat kejadian dirinya sedang bekerja membersihkan kebun dan mendapat kabar dari warga bahwa rumahnya terbakar.
"Saya memang sedang tidak di rumah karena bekerja di kebun, setelah sampai di rumah saya langsung menangis melihat rumah sudah rata dengan tanah," ujarnya.
"Tidak ada yang bisa diselamatkan, bahkan pakaian saja hanya tinggal yang saya pakai ini," keluhnya sambil menatap puing-puing rumahnya yang sudah hangus.
Ia berharap bantuan pemerintah daerah berupa material bangunan untuk membangun rumahnya kembali.
"Untuk sementara saya tinggal di tempat saudara dulu, saya mengharapkan bantuan pemerintah daerah berupa material bangunan untuk membangun kembali rumah saya," ujarnya.
Pewarta: Oleh AhmadiEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.