"Pertumbuhan ekonomi Babel pada triwulan III tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya, karena menguatnya konsumsi domestik, membaiknya ekspor dan menurunnya impor barang dari luar negeri," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Babel, Tantan Heroika saat pertemuan tahunan BI 2018 di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan konsumsi rumah tangga pada triwulan III 2018 tumbuh 5,91 persen (yoy) atau relatif stabil dari triwulan sebelumnya. Sementara itu, konsumsi lembaga nonprofit rumah tangga (LNPRT) mengalami peningkatan dari 10,26 persen pada triwulan II tahun ini menjadi 11,22 persen.
"LNPRT ini meningkat karena adanya penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional serta mulai periode kampanye pemilihan legislatif dan presiden 2019.
Menurut dia konsumsi pemerintah juga mengalami peningkatan 9,19 persen dan lebih tinggi dibandingkan triwulan II yang juga tumbuh 8,90 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Pada sisi produksi, pertumbuhan bersumber dari sektor pertanian, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, perdagangan dan sektor pertambangan," katantya.
Ia mengatakan pertumbuhan sektor industri pengolahan memberikan andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi kepulauan ini yakni 2,25 persen atau menguat 10,03 persen, pertambangan dan penggalian juga tumbuh 0,94 persen dengan andil 0,13 persen, karena meningkatnya produksi pada industri makanan dan logam dasar.
"Peningkatan produksi industri makanan ini berasal dari peningkatan kapasitas utilasi pabrik pengolahan kelapa sawit sejalan dengan masuknya musim panen komoditas tersebut," ujarnya.
Sementara itu, disaat harga timah yang belum membaik, permintaan timah dunia masih tinggi sehingga produksi logam timah dalam negeri juga mengalami peningkatan," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.