"Kami membutuhkan sebanyak 20 pemuda untuk merealisasikan program PSP3 dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di pedesaan,"
Sungailiat, (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membutuhkan sebanyak 20 orang tenaga Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Perdesaan (PSP3) untuk membantu mengentaskan kemiskinan.

"Kami membutuhkan sebanyak 20 pemuda untuk merealisasikan program PSP3 dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di pedesaan," kata Kepala Bidang Kewirausahaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bangka Belitung, Jon Tuahdi Saragih di Sungailiat, Sabtu.

Ia mengatakan, sebanyak 20 pemuda yang terpilih nantinya akan ditugaskan di empat provinsi di Indonesia meliputi Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Riau.

"Syarat menjadi PSP3 adalah mereka yang menamatkan pendidikan S1 di perguruan tinggi dengan lama bekerja selama satu tahun atau 24 bulan kontrak," ujarnya.

Sementara untuk wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat dua wilayah kabupaten yang masuk program yakni Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat, dimana di kedua kabupaten tersebut akan diisi pemuda dari luar Pulau Bangka.

"Masing-masing kabupaten akan mendapat jatah 10 orang PSP3, dimana program ini adalah pertukaran pemuda dimana pemuda Bangka Belitung akan ditugaskan di luar daerah begitu juga sebaliknya," jelasnya.

Sementara Asisten I Setdakab Bangka H Murjadi menyambut baik program tersebut dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di pedesaan. ia mengaku bersyukur Kabupaten Bangka masuk salah satu daerah yang mendapatkan program tersebut.

"Kami menyambut baik program ini dengan harapan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan," katanya.

Dikatakannya Pemerintah Kabupaten Bangka beberapa tahun lalu juga membuat program yang sama, hanya saja pemuda yang direkrut adalah putra daerah.

"Saya melihat dari pengalaman sebelumnya program ini sangat membantu masyarakat maupun pemerintah desa mengingat para sarjana dapat membantu kegiatan di pemerintah desa setempat," katanya.

Pewarta: Oleh Kasmono
Editor : Aprionis

COPYRIGHT © ANTARA 2026