"Pasang air laut ini lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang hanya 2,28 meter,"Pangkalpinang, (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan pasang air laut Babel meningkat pada Sabtu (3/5) mencapai 2,34 meter.
"Pasang air laut ini lebih tinggi dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang hanya 2,28 meter," kata Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan, kondisi pasang air laut ini diprakirakan berpotensi terjadi di Membalong, Kabupaten Belitung pada malam hari.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang bermukim di pesisir pantai agar tetap berhati-hati dengan kondisi ini.
"Kami mengimbau agar masyarakat yang berdomisili di pesisir pantai untuk tidak beraktivitas di pantai yang terhubung langsung ke laut lepas karena pasang air laut ini cukup membahayakan jiwa," ujarnya.
Sementara itu, pasang air laut di perairan Babel lainnya yakni Kabupaten Belitung Timur mencapai ketinggian 1,83 meter, Kabupaten Bangka Barat 1,79 meter dan Bangka Selatan 2,02 meter.
Sedangkan pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka mencapai ketinggian 2,25 meter dan Belinyu 1,61 meter.
Ia menambahkan, ketinggian gelombang laut di jalur pelayaran Babel juga diprakirakan mengalami peningkatan dari hari sebelumnya.
"Ketinggian gelombang laut di jalur pelayaran Babel sekarang mencapai 1,5 meter atau lebih meningkat dari hari sebelumnya dengan ketinggian mencapai 1,3 meter," katanya.
Ketinggian gelombang laut ini, kata Slamet, dipicu kecepatan angin yang mencapai 30 kilometer per jam rata-rata berhembus dari tenggara menuju barat daya.
Pewarta: Oleh AprionisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.