Mendes: LKBN ANTARA media terpercaya-akurat di tengah disrupsi informasi
- 3 Maret 2026 15:58
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto saat meresmikan Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Aprionis)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto berfoto bersama masyarakat usai meresmikan Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto berfoto bersama usai meresmikan Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto meresmikan Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto saat mempromosikan produk unggulan Madu Pelawan khas Desa Namang dalam acara peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025).
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto saat melihat produk-produk UMKM Desa Namang dalam acara peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto beserta rombongan saat tiba dalam acara peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat dikembangkan sesuai dengan potensi desa masing-masing namun diwajibkan adanya geray-geray yang sudah ditentukan pemerintah seperti Gas Elpiji, pupuk, sembako, simpan pinjam, apotek desa, klinik desa dan lain sebagainya sehingga sesuai harapan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bahwa pelayanan kepada masyarakat desa harus prima dan tidak ada lagi kemiskinan dan korban rentenir. (Antara Babel/ Rustam Effendi)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto saat mencoba Madu Pelawan salah satu produk UMKM Desa Namang saat acara peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (3/7/2025). (Antara Babel/ Rustam Effendi)