Jajaran Personel TNI Kodim 0414 Belitung dan Kepolisian Resor Belitung membantu evakuasi terhadap korban banjir di Kelurahan Kampung Damai, Kecamatan Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (27/4).

"Personel gabungan TNI - Polri sebanyak 30 orang telah melaksanakan evakuasi terhadap warga yang menjadi korban banjir di Kampung Amau. Mereka dievakuasi ke posko dan tempat yang lebih aman," kata Kapolres Belitung, AKBP Yudhis Wibisana di Tanjung Pandan, Sabtu.

Menurut dia, tinggi air sementara saat ini mencapai betis orang dewasa, tetapi mengingat hujan yang tidak kunjung reda sehingga perlu dilakukan evakuasi bagi warga yang rumahnya terendam banjir.

"Karena ditakutkan airnya akan bertambah lebih tinggi," ujarnya.

Selain itu, kata Kapolres, pihaknya akan melakukan pengamanan di lokasi kejadian banjir baik kepada orang maupun rumah yang tinggalkan mengungsi oleh pemiliknya.

"Kami akan siapkan petugas untuk pengamanan di sana," katanya.

Sementara itu, Dandim 0414 Belitung, Letkol Inf Indra Padang, mengatakan hingga malam hari personelnya terus membantu proses evakuasi terhadap korban banjir di daerah itu.

"Anggota Kodim sekarang sedang membantu kesulitan rakyat yang sedang mengalami musibah banjir kami tolong sebagai aksi kemanusiaan," kata dia.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas lebat di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak siang hari menyebabkan sekitar 300 rumah di Kelurahan Kampung Damai terendam banjir dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019