PT Timah Tbk bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menanam ratusan pohon bambu dan cemara laut di Pulau Penanas, guna menjaga kelestarian lingkungan di pulau tersebut.

"Kami mengapresiasi PT Timah Tbk telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga dan menyelamatkan pulau-pulau kecil ini," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Belitung Timur Novis Ezuar di Pulau Penanas, Jumat.

Ia mengatakan penanaman pohon bambu dan cemara laut ini penting sebagai upaya untuk menjaga keberadaan pulau-pulau kecil di laut Belitung Timur. Pasalnya, dikhawatirkan pulau-pulau kecil itu bisa hilang, karena tidak ada pohon-pohon atau tanaman di pulau itu.

"Kami mencoba menanam pohon dan berharap pulau itu bisa terjaga dan masih tetap ada," ujarnya.

Menurut dia, Pulau Penanas sangat penting untuk ekosistem penyu, karena menjadi tempat penyu bertelur. Dengan menjaga pulau ini, kata dia, berarti juga menjaga penyu terus ada dan berkembang biak.

"Meskipun pulau ini tidak berada dalam izin penambangan PT Timah Tbk, namun PT Timah Tbk tetap komitmen berkolaborasi dengan DLH Beltim dalam mempertahankan Pulau Penanas itu," katanya.

Sekretaris Desa Bukulimau M Agung mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Timah Tbk karena langkah itu untuk menjaga pulau itu dari kikisan gelombang.

"Kami berharap bisa dijadwalkan rutin, biar daratan Pulau Penanas bisa terjaga," tandasnya.

Kabid Humas PT Timah Tbk Anggi Sihaan mengatakan penanaman bambu dan cemara laut ini sebagai komitmen perusahaan untuk melestarikan lingkungan di wilayah operasional perusahaan.

"Kami tidak hanya bekerja sama dengan pemerintah daerah, tetapi juga masyarakat untuk menjaga lingkungan di pulau-pulau kecil ini," katanya. 

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022