Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan sebanyak 5.720 ekor ternak sapi telah disuntik dosis kedua vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK), guna meningkatkan kekebalan tubuh ternak dari virus PMK tersebut.

"Saat ini capaian vaksinasi kedua baru mencapai 5.720 dari target 14.404 ekor sapi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Babel Judnaidy di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan sebanyak 5.720 ekor sapi yang telah disuntik dosis kedua vaksin PMK ini tersebar di Bangka Tengah 2.076, Bangka 1.292, Belitung 579, Bangka Barat 669, Bangka Selatan 555, Belitung Timur 215 dan Pangkalpinang 334 ekor sapi.

Sementara itu, realisasi vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 7.668 ekor tersebar di Bangka Tengah 2.397, Bangka 1.317, Bangka Selatan 1.068, Belitung Timur 1.011, Belitung 613, Bangka Barat 904 dan Pangkalpinang 358 ekor sapi.

"Vaksinasi ternak tahun ini hanya dilakukan dua kali, agar sapi-sapi tidak mudah tertular PMK," katanya.

Menurut dia kendala dalam percepatan vaksinasi ini, diantaranya masih terbatasnya vaksinator dan kesadaran peternak yang masih tidak mau ternaknya divaksin PMK ini.

"Kami terus memberikan informasi dan edukasi kepada peternak, agar mereka tidak lagi menolak kehadiran petugas yang akan memvaksinasi ternak sapinya," katanya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispanpertan Kabupaten Bangka Krisnaningsih mengatakan sapi yang mendapat suntik vaksin di fokuskan di daerah zona hijau atau daerah yang belum ditemukan paparan suspek PMK seperti di Kecamatan Riau Silip, Kecamatan Bakam serta di Kecamatan Puding Besar.

"Sapi yang mendapatkan layanan suntik vaksin semuanya sapi hasil budidaya masyarakat dengan usia minimal tiga bulan, begitu pula sapi yang diketahui proses hamil di atas dua bulan diperbolehkan mendapat vaksin," katanya.





 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tingkatkan kekebalan, 5.720 ekor sapi di Babel divaksin PMK dosis II

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022