PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kepulauan Bangka Belitung optimis menargetkan 73.873 nasabah dapat tergabung di program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) PNM Babel.

"Karena tahun lalu nasabah mekaar kita bisa melampaui target, tahun ini target kita bertambah 17.000 nasabah atau 73.873 nasabah akan bergabung di program mekaar," kata Pimpinan Cabang PNM Babel, Daniel Silitonga di Pangkalpinang, Rabu.

Daniel mengatakan, PNM Mekaar merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun yang ingin mengembangkan usaha.

"PNM Mekaar mengajak para ibu keluarga pra sejahtera untuk menjadi pelaku usaha. Mereka dapat bergabung dalam satu kelompok dan akan diberikan pinjaman modal awal sebesar Rp3 juta per orang. Saat ini jumlah kelompok di program Mekaar ada sekitar 3.300 kelompok. Ada pertemuan mingguannya karena di pertemuan ini para Ibu juga akan diberi pembinaan untuk mengembangkan usahanya," terang Daniel.

Di 2022 lalu jumlah nasabah PNM Mekaar di Babel mencapai 56.956 dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp158 miliar. Dan tahun ini PNM Babel menargetkan jumlah nasabah Mekaar bertambah 17.000 orang dengan target penyaluran pembiayaan Rp250 miliar.

"Kita sangat optimis bisa mencapai target tersebut , karena di 2022 saja dengan 13 kantor unit kita bisa melampaui target. Dan di tahun ini ada penambahan 4 kantor unit lagi di 2 kabupaten, sehingga membuat kita sangat optimis mencapai target tersebut," terang Daniel.

Empat kantor unit PNM Mekaar yang akan dibuka awal tahun ini ada di Desa Payung dan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Selatan, serta di Desa Sijuk dan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur.

"Dengan penambahan 4 kantor unit PNM Mekaar yang baru, kita juga merekrut 40 tenaga kerja putra putri daerah sehingga PNM turut berkontribusi mengurangi angka pengangguran," tutup Daniel.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023