Sebanyak 46 produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menerima sertifikat halal dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) setempat.

"Ini bentuk dorongan dari pemerintah daerah agar produk UMKM bisa mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari konsumen dan pemasarannya lebih luas," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Senin.

Pemkab Bangka Tengah menargetkan tahun ini sebanyak 94 produk UMKM yang yang mendapatkan sertifikat halal bantuan dari Disperindagkop dan UMKM.

"Untuk tahap awal kita sudah membantu sebanyak 46 produk UMKM, masih tersisa sebanyak 50 produk lagi yang akan kita bantu mendapatkan sertifikat halal," katanya.

Pemkab Bangka Tengah membantu menerbitkan sertifikat halal khusus untuk produk olahan makanan khas daerah, agar mampu meningkatkan produksi, penjualan dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

"Untuk mendapatkan sertifikat halal tentu ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pelaku usaha, maka kita bantu agar mereka lebih mudah mendapatkannya," kata bupati.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Bangka Tengah Ali Imron mengatakan, saat ini sektor UMKM tumbuh sebesar 28,5 persen hingga per 1 Februari 2023.

"Sebelumnya pada bulan yang sama pada 2022 tercatat sebanyak 15.000 UMKM, kemudian pada Februari 2023 meningkat menjadi 18.000 UMKM atau tumbuh sebesar 28,5 persen," katanya.

Di antara pemicu pertumbuhan tersebut karena mulai melandainya kasus COVID-19 dan ditambah pula keluarnya kebijakan pemerintah pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pada 2019 hingga 2021 kata Ali pertumbuhan UMKM sempat jalan ditempat karena kondisi pandemi yang memicu terjadinya kontraksi ekonomi, sehingga menurunnya konsumsi rumah tangga akibat pembatasan sosial.

"Ke depan kami mengharapkan sektor UMKM dapat terus berkembang sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan, tetapi juga sektor UMKM yang tidak kalah kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam jangka panjang," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023