Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengupayakan penyelesaian masalah batas daerah Bangka Tengah dan Bangka Selatan, guna memperjelas status dari beberapa titik batas dua daerah tersebut. 

"Kami memahami dan siap menyerahkan wilayah Bangka Tengah yang menurut Bangka Selatan itu wilayahnya. Apalagi yang wilayahnya telah diaspal oleh Bangka Selatan, tetapi pagunya masuk ke Bangka Tengah. Itu wajar. Tetapi, tetap saja kami juga harus memperhatikannya," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Pangkalpinang, Selasa. 

Ia mengatakan bahwa pihaknya siap apabila harus memberikan wilayah-wilayah Bangka Tengah, yang menurut Bangka Selatan merupakan wilayah Bangka Selatan.

Diketahui, sebelumnya sudah pernah dilakukan rapat terkait hal tersebut pada Desember 2022, namun memang dua kepala daerah tersebut belum secara fisik bertemu dan duduk bersama untuk menyelesaikan masalah perbatasan ini, dikarenakan salah satunya berhalangan hadir. Untuk memperjelasnya, maka dilakukan kembali rapat kedua pada hari ini.

Bangka Selatan mengusulkan sekitar 19.241,6 Ha wilayah ke Bangka Tengah, di antaranya perbatasan Desa Lubuk Pabrik, Desa Nibung, Desa Simpang Bemban, Desa Munggu, Desa Kulong Biru, dan Desa Kemingking.

Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengusulkan nantinya ingin membuat gerbang di setiap daerah perbatasan antara Bangka Tengah dan Bangka Selatan.

Ia berharap permasalahan batas wilayah ini dapat segera diselesaikan dengan adil tanpa harus ada yang merasa rugi.

Menengahi pembahasan ini, Pj Gubernur berharap keputusan dapat diambil dengan kepala dingin oleh para bupati, yang mana telah bersepakat, apabila harus melepaskan salah satu wilayahnya, dapat benar-benar diputuskan secara adil. Di mana, tidak ada pihak mana pun yang dirugikan, baik itu pemerintah kabupaten, maupun masyarakatnya.

"Pak Bupati Bateng dan Pak Bupati Basel sudah bersepakat. Silakan nanti teknisnya dibahas lagi setelah ini. Intinya buat keputusan yang tidak merugikan Bateng dan tidak merugikan Basel juga. Nanti kalau sudah, bisa kita bawa sama-sama ke Kemendagri," katanya.

Pewarta: Chandrika Purnama Dewi

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023