Menteri BUMN, Erick Thohir, terus berkomitmen untuk memperkuat UMKM tembus pasar global. Salah satu tujuannya adalah untuk  meningkatkan ekspor bagi UMKM. Selain melakukan pembiayaan dan pendampingan, Erick juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk memamerkan produk unggulannya nelalui kegiatan China ASEAN EXPO 2023.

China ASEAN EXPO 2023 merupakan pameran hasil kesepakatan pada KTT China ASEAN ke-7 di bulan Oktober 2003 dalam kerangka kerja perdagangan ekonomi China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA). Kegiatan ini menjadi komitmen Indonesia untuk menjalin kerja sama perdagangan dan investasi dengan China dan negara ASEAN lainnya.

Dalam rilis yang diterima di Pangkalpinang, Erick Thohir melalui staf khususnya, Arya Sinulingga, menyebutkan bahwa keterlibatan UMKM dalam pasar global perlu ditingkatkan agar target ekspor tercapai. “Pameran ini sekaligus menjadi wadah bagi UMKM untuk melakukan business matching dengan pengusaha dari berbagai negara di ASEAN, tentunya ini bisa membantu UMKM semakin melebarkan sayapnya di pasar global”, tambah Arya.

Terdapat 18 booth UMKM yang berasal dari binaan Pertamina, Pelindo, PTPN IV, BRI, Mandiri, PNM, PERURI, Telkom, PUSRI, BNI, dan BTN yang mengikuti kegiatan China ASEAN EXPO 2023 di Nanning Internasional Conference and Exhibition. Sebanyak 563 jenis produk UMKM yang ditawarkan, mulai dari pakaian, kerajinan tangan, homedecor, dan produk kesehatan dan kecantikan.

Pada pembukaan kegiatan ini dihadiri pula oleh Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin, dan beberapa tamu kenegaraan lainnya. Harapannya kegiatan ini dapat membawa keberhasilan UMKM di panggung dunia dan mampu menjadi motor penggerak bagi perekonomian nasional.

Pewarta: Aprionis

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023