Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyosialisasikan rencana pembangunan kawasan untuk memperkuat karakter sekaligus menambah keindahan klaster Eropa di pusat perkotaan Mentok yang telah ditetapkan sebagai salah satu Kota Pusaka Indonesia.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat Sidharta Gautama di Mentok, Senin, mengatakan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan sosialisasi teknis pembangunan kawasan itu.

"Kita berikan sosialisasi kepada perwakilan masyarakat, para tokoh, pemerhati sejarah dan budaya, dan kalangan perangkat pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, RW dan RT agar bisa bersama-sama mendukung pembangunan itu," katanya.

Menurut dia, teknis pengerjaan perlu disosialisasikan agar seluruh warga, terutama para pengguna jalan raya dan pelaku usaha yang ada di lokasi itu bisa bersama-sama memahami rencana dan tahapan yang sedang dijalankan.

"Kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar pengerjaan kegiatan ini berjalan sukses, lancar dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan, pada teknis pengerjaan akan dilakukan secara bertahap sehingga akan dilakukan rekayasa lalu lintas agar pengendara yang sedang lewat lokasi tersebut tidak terganggu.

"Polres Bangka Barat melalui Satuan Lalu Lintas tentu akan melakukan rekayasa agar lalu lintas selamat, kita juga telah mengingatkan kepada kontraktor untuk menutup lokasi yang sedang dikerjakan dengan pelindung agar material atau lalu lalang pekerja tidak membahayakan pengguna jalan raya," katanya.

Hal ini penting dilakukan untuk keselamatan bersama karena lokasi pengerjaan berada tepat di pusat Perkotaan Mentok yang selalu ramai lalu lintas kendaraan maupun aktivitas usaha yang ada di sekitarnya.

Hal ini dikatakan Sidharta terkait kegiatan yang sedang dilaksanakan Kementerian PUPR yang sedang memulai pelaksanaan pembangunan penataan Lapangan Gelora dan Taman Lokomobil di Mentok.

Kegiatan Kementerian PUPR RI dengan jumlah sekitar Rp25 miliar ini telah dilelang pada 2025 dan pada April 2026 sudah dilaksanakan tahapan awal pengerjaan dengan target awal Desember 2026 selesai proyek.

"Mari kita dukung bersama agar tahun depan suasana dalam Perkotaan Mentok sudah semakin menarik, asri dan nyaman, dengan harapan semakin banyak dikunjungi sehingga perekonomian masyarakat semakin membaik," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026