"Masyarakat harus bisa memilih mana ikan yang sehat dan mana ikan yang tidak sehat untuk dikonsumsi, karena jika salah pilih maka ikan yang dikonsumsinya itu akan menimbulkan penyakit seperti alergi dan gatal-gatal,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Forum Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina Ikan (Formikan) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membantu meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan (SDP) di daerah itu.
"Selain memberi pemahaman kepada masyarakat tentang ikan yang layak dikonsumsi dan yang tidak layak, Formikan juga akan membantu meningkatkan SDP di daerah ini agar ikan yang dikonsumsi sehat dan bermutu," kata Ketua Formikan Babel, Husein Karim di Pangkalpinang, Selasa.
Ia menjelaskan, pengetahuan dan pemahaman terhadap ikan yang bermutu, sehat dan layak dikonsumsi sangat dibutuhkan mengingat di daerah itu kasus pencemaran laut cukup menjadi masalah.
"Masyarakat harus bisa memilih mana ikan yang sehat dan mana ikan yang tidak sehat untuk dikonsumsi, karena jika salah pilih maka ikan yang dikonsumsinya itu akan menimbulkan penyakit seperti alergi dan gatal-gatal," katanya.
Ia mengatakan, potensi perikanan di Babel cukup besar untuk mendatangkan devisa negara, karena permintaan ekspor hasil perikanan terus meningkat sejalan dengan semakin bergairahnya perdagangan luar negeri.
"Pengembangan perikanan berdampak dengan meningkatnya lalu lintas ikan, baik induk maupun benih di Babel," ujarnya.
Ia mengatakan, sistem mutu keamanan hasil perikanan dalam rangka jaminan produk perikanan harus memenuhi standar mutu dan aman dikonsumsi untuk mewujudkan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah dan daya saing baik di dalam maupun di luar negeri.
"Untuk dapat mendorong terwujudnya perilaku masyarakat yang sadar akan mutu dan karantina ikan dalam mengelola dan mengolah hasil perikanan harus ada sinergisitas dengan unit terkait," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, terjaminnya kesehatan dan mutu produk perikanan akan memberikan peningkatan penerimaan pasar ekspor atau domestik.
"Persoalan utama dari produk perikanan sendiri sebenarnya bukan hanya berada di industrinya saja, tapi juga berawal dari hulu," katanya.
Ia juga berharap Formikan dapat mendorong terwujudnya perilaku masyarakat yang sadar akan mutu dan karantina ikan dalam mengelola dan mengolah hasil perikanan.
"Untuk itu sangat dibutuhkan sinergisitas dengan unit terkait dan mempunyai visi yang sama dalam memproduksi maupun memanfaatkan hasil perikanan yang sehat, bermutu, dan aman dikonsumsi serta memiliki daya saing yang berkontribusi terhadap kelangsungan industri perikanan," ujarnya.
Pewarta: Oleh Septi ArtianaEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.